Sabtu, 17 Januari 2015

Seharusnya!

ini benar yang ku lakukan..
aku harap memang ini yang benar untuk lakukan..

sekarang aku menyadari bagaimana rasanya
besar sekali takut ini
akan kehilangan kamu dan pergi..

ingin aku mengingat bulan-bulan itu
jalan-jalan itu
kenangan malam bersama itu
atau hanya sekedar tawa itu

seharusnya aku menyadari dari awal
tak seharusnya aku menjauh
saat kau berusaha membuatku pergi

seharusnya aku menyadari dari awal
jika aku harus bertahan
demi kesempatan yang akan selalu ada

hai

aku harap kamu kan baik disana
perjalananmu menyenangkan
aku harap
dan berharap

hanya itu?
ya.. terlalu naif jika aku berharap lebih
karena aku sadar
akan ketidakmampuan perasaan ini

saat kau datang
pintu ini masih terbuka untukmu
kemarilah
karena aku masih menunggu
di tempat yang sama saat aku memulai

Senin, 12 Januari 2015

Sipuan Merah

bukankah hal ini lucu

awalnya aku hanya mengucapkan
'terima kasih'
untukmu secara tulus..

yah, adakah sesuatu di balik itu?

mengingat semua itu rasanya ingin membuatku tertawa
haha hihi hoho atau hehe
entahlah..

'i love you'

kenapa kata itu tiba-tiba muncul?
di tengah percakapan kita
apakah ini sebuah candaan sesaat darimu
aku harap bukan

taukah kamu jika ini membuatku malu
malu untuk mengingkari perasaan yang sama

andai saja
andai saja
ah andai saja
aku mampu menahan sipuan merah pipiku
mungkinkah akan terasa semanis ini

senyaman itulah aku
bagaimana perasaanku jika ada di dekatmu
jika melihat matamu memandangku
sungguh bukan bualan sesaan
karena disini akulah
menjadi sosok yang paling bahagia saat itu

Jumat, 28 November 2014

Saat Ini..

ada kalanya orang hanya..
memandang semua yang mereka lihat
mendengar apa yang diucapkan
dan berbaik saat mereka butuhkan

tapi terkadang orang lupa akan jati dirinya

berpura-pura untuk melawan kenyataan
ya.. tersenyum saat terluka
atau
tertawa saat tersakiti

bisakah mereka akan menyadari kebahagiannya
bahwa yang mebuatnya bahagia
bukanlah dia, mereka..
lalu siapa?

cobalah menghadap cermin

siapa kamu?
saat kamu terinjak
saat kamu terjatuh
karena orang lain

percayalah..
mereka tak mengenal siapa dirimu sepenuhnya
mereka hanya  membual

dan sesungguhnya yang mereka lihat
bukan kamu
tapi dirinya
SENDIRI

Selasa, 30 September 2014

BUNDA, KU KAN BERSUARA

bunda
orang bilang aku terlahir muda
menangis tatkala bayi
melirik manja bagai remaja
dan jatuh cinta bagai orang salah arah

anakmu masih mudakah? atau dewasakah?
apa yang kau harapkan saat aku terlahir?
aku bertanya padamu bunda

bunda
anakmu berjuang untukmu seperti lainnya
menyayangimu selayaknya orang tua
aku bukan boneka bunda
aku tlah dewasa

jika tak ingat dosa
ingin rasanya aku berontak padamu bunda
jika tak ingat jasa
aku kan pergi meninggalkanmu bunda
bunda lihatlah aku..

aku anakmu yang tlah dewasa
biarkan aku merasakan jatuh cinta
biarkan aku merasakan jatuh bangunnya dunia
agar aku bisa sekuatmu bunda
karena aku tau..

bunda adalah malaikatku
dan tetap akan menjadi malaikatku

karena aku ingin seperti malaikatku..
untuk anak-anak ku

Sabtu, 17 Mei 2014

Karena akulah ...

Aku berharap ini akan segera berakhir
Segala obsesi yang ku lakukan sekarang
Bukan hanya tentang kamu dan dirimu
Tapi juga tentang perasaanku saat ini

Entah berapa kalipun aku harus mencobanya
Entah berjuta rasa sakit aku harus menahannya
Setidaknya jalan ini masih belum terlalu jauh, bukan?

Bagaimana bisa aku terlalu bodoh seperti ini
Bukan salahmu, memang bukan salahmu
Aku hanya berharap kamu tahu walaupun takkan mungkin

Karena akulah yang melihat kamu dari kejauhan
Akulah yang mendoakan kamu dalam keheningan

Dan akulah yang mencintai kamu dalam kerahasiaan

Tak Tertuju

Menetes air gerimis yang merinai di pelupuk mata
Terlihat kelam langit tanpa cercah sinaran bintang
Kulinangkan rindu diujung mata nan sayu ini

Teringat raut wajahmu nan indah dan rupawan
Terlinang dipikiran sosokmu yang istimewa
Kulirihkan namamu di setiap hembusan nafas
Kenang suaraku yang berharap akan dikau

Rupawan
Lengkungan garis awan berwarna-warni
Penghias langit usai hujan datang
Bagai bentangan harapan menuju kebahagiaan
Bertuliskan makna kasih yang tak tersampaikan

Dan telah ku coba ungkapkan yang tertahan
Bersama dengan hembusan bayu nan laju
Berharap engkau kan terlintas tuk merasakan
Tentang kagumku yang tiada tertuju untukmu

Kamis, 17 April 2014

Vanasa Cinta

Vanasa Cinta
Pergi..

Vanasa menangis karena sebuah kutipan hati manusia
Manusia yang dilihatnya saat terpuruk dalam jatuh

Mungkin vanasa hanya mengagumi awalnya
Tapi vanasa berkata dalam hati

“tuhan berkata lain, awalnya aku kan menolak.. tapi hati tidak! Aku membenci diriku sendiri saat ini..”

Percayalah pada vanasa
Cinta itu untukmu vanasa..

Vanasa memikirkan dunianya kembali
Manusia itu tetap menunggunya walaupun vanasa pergi
Datang menunggu, menghitung waktu yang tak terhitung akhirnya
Tanpa sadar pun akhir itu berjalan menelan dunianya sendiri

Vanasa
Vanasa muncul..
Vanasa bisa mendengar, menatap bola mata tapi tak berkata

Vanasa menyentuh wajah manusia itu dengan sisa kekuatannya
Vanasa teriris hati saat mencoba menghapus tetesan air dari mata
Vanasa.. vanasa.. coretan itu mengartikan kata hatinya

“hanya ini yang bisa aku lakukan, mendengarmu menatapmu dan menyentuhmu tanpa bicara padamu”