Jumat, 28 November 2014

Saat Ini..

ada kalanya orang hanya..
memandang semua yang mereka lihat
mendengar apa yang diucapkan
dan berbaik saat mereka butuhkan

tapi terkadang orang lupa akan jati dirinya

berpura-pura untuk melawan kenyataan
ya.. tersenyum saat terluka
atau
tertawa saat tersakiti

bisakah mereka akan menyadari kebahagiannya
bahwa yang mebuatnya bahagia
bukanlah dia, mereka..
lalu siapa?

cobalah menghadap cermin

siapa kamu?
saat kamu terinjak
saat kamu terjatuh
karena orang lain

percayalah..
mereka tak mengenal siapa dirimu sepenuhnya
mereka hanya  membual

dan sesungguhnya yang mereka lihat
bukan kamu
tapi dirinya
SENDIRI

Selasa, 30 September 2014

BUNDA, KU KAN BERSUARA

bunda
orang bilang aku terlahir muda
menangis tatkala bayi
melirik manja bagai remaja
dan jatuh cinta bagai orang salah arah

anakmu masih mudakah? atau dewasakah?
apa yang kau harapkan saat aku terlahir?
aku bertanya padamu bunda

bunda
anakmu berjuang untukmu seperti lainnya
menyayangimu selayaknya orang tua
aku bukan boneka bunda
aku tlah dewasa

jika tak ingat dosa
ingin rasanya aku berontak padamu bunda
jika tak ingat jasa
aku kan pergi meninggalkanmu bunda
bunda lihatlah aku..

aku anakmu yang tlah dewasa
biarkan aku merasakan jatuh cinta
biarkan aku merasakan jatuh bangunnya dunia
agar aku bisa sekuatmu bunda
karena aku tau..

bunda adalah malaikatku
dan tetap akan menjadi malaikatku

karena aku ingin seperti malaikatku..
untuk anak-anak ku

Sabtu, 17 Mei 2014

Karena akulah ...

Aku berharap ini akan segera berakhir
Segala obsesi yang ku lakukan sekarang
Bukan hanya tentang kamu dan dirimu
Tapi juga tentang perasaanku saat ini

Entah berapa kalipun aku harus mencobanya
Entah berjuta rasa sakit aku harus menahannya
Setidaknya jalan ini masih belum terlalu jauh, bukan?

Bagaimana bisa aku terlalu bodoh seperti ini
Bukan salahmu, memang bukan salahmu
Aku hanya berharap kamu tahu walaupun takkan mungkin

Karena akulah yang melihat kamu dari kejauhan
Akulah yang mendoakan kamu dalam keheningan

Dan akulah yang mencintai kamu dalam kerahasiaan

Tak Tertuju

Menetes air gerimis yang merinai di pelupuk mata
Terlihat kelam langit tanpa cercah sinaran bintang
Kulinangkan rindu diujung mata nan sayu ini

Teringat raut wajahmu nan indah dan rupawan
Terlinang dipikiran sosokmu yang istimewa
Kulirihkan namamu di setiap hembusan nafas
Kenang suaraku yang berharap akan dikau

Rupawan
Lengkungan garis awan berwarna-warni
Penghias langit usai hujan datang
Bagai bentangan harapan menuju kebahagiaan
Bertuliskan makna kasih yang tak tersampaikan

Dan telah ku coba ungkapkan yang tertahan
Bersama dengan hembusan bayu nan laju
Berharap engkau kan terlintas tuk merasakan
Tentang kagumku yang tiada tertuju untukmu

Kamis, 17 April 2014

Vanasa Cinta

Vanasa Cinta
Pergi..

Vanasa menangis karena sebuah kutipan hati manusia
Manusia yang dilihatnya saat terpuruk dalam jatuh

Mungkin vanasa hanya mengagumi awalnya
Tapi vanasa berkata dalam hati

“tuhan berkata lain, awalnya aku kan menolak.. tapi hati tidak! Aku membenci diriku sendiri saat ini..”

Percayalah pada vanasa
Cinta itu untukmu vanasa..

Vanasa memikirkan dunianya kembali
Manusia itu tetap menunggunya walaupun vanasa pergi
Datang menunggu, menghitung waktu yang tak terhitung akhirnya
Tanpa sadar pun akhir itu berjalan menelan dunianya sendiri

Vanasa
Vanasa muncul..
Vanasa bisa mendengar, menatap bola mata tapi tak berkata

Vanasa menyentuh wajah manusia itu dengan sisa kekuatannya
Vanasa teriris hati saat mencoba menghapus tetesan air dari mata
Vanasa.. vanasa.. coretan itu mengartikan kata hatinya

“hanya ini yang bisa aku lakukan, mendengarmu menatapmu dan menyentuhmu tanpa bicara padamu”

Senin, 10 Maret 2014

'Itulah..'

Begitulah awal bagaimana saat cinta muncul
Yang ku tahu, saat semuanya berubah tak seperti biasa

Cinta adalah pria dan wanita yang tak bisa berteman.
Entah darimana teori itu muncul pada sebuah hubungan.
Karena memang pria dan wanita bersama bukanlah teman.
Tetapi cinta..

Aku menyadarinya saat semuanya tak lagi sama.
Karena cinta yang menyadarkan dan menyesalkan.

Itulah cinta..
Aku mencintainya bukan sebagai teman.
Bukan pula sebagai sahabat.
Dan saat aku mencintainya, entah bagaimana perasaan yang lain.

Aku mengatakan itu kepadanya

Menyadari sendiri apa yang telah aku rasakan.
Mungkin akan menjadi hukuman buatku.
Karena kisah cinta memang tak selamanya indah.
Dan kini saatnya aku melupakan.

“saat dia ungkapkan aku tak bisa membalasnya,
Tetapi saat aku kehilangan hanya ada penyesalan”

Sejak lama itu

Aku mendengarnya berbicara oleh hembusan angin.

Minggu, 02 Maret 2014

Waktu

Berapapun waktu yang berlalu, ketika waktuku tidak berakhir.
Aku tidak pernah menyangka bahwa waktu bisa sangat berharga.

Tetapi..
Sekarang, jika aku bisa menghabiskan waktu dengannya 1 hari pun.
Aku mungkin takkan peduli jika kehilangan segalanya.

Tetapi..
Meskipun aku mebuang semua milikku.
Aku sekarang tahu kalau, aku tak bisa mendapatkan waktu itu.

"Kenapa kamu tidak bilang saja kalau kamu tidak menyukaiku,
kenapa kamu mengatakan sesuatu seperti bintang,
aku terpaksa memikirkan kamu.. tiap kali aku melihat langit"

Dan aku.. tahu ini juga.
Ketika aku mulai mencintai seseorang, aku juga mulai merasa takut.
Karena aku mungkin takkan bisa melindungi orang itu.

Aku merasa takut sekarang.

'Ayah!'

AYAH..

saat aku masih kecil, aku memanggil 'Ayah' setiap kali aku takut

"Ayah!"

tapi sekarang, aku memanggil nama yang berbeda

Untuk pertama kalinya, aku mencintai seseorang melebihimu, ayah.
Dari pagi sampai malam..
Aku ingin melakukan semua hal bersamanya.

"seseorang yang memanggilmu adalah aku
air mataku yang keluar begitu saja adalah cinta"

Bahkan jika dia terus saja menyuruhku menjauh.
Aku tidak bisa!
Bahkan jika aku mencoba untuk membencinya.
Aku tidak bisa membencinya!

Lagi dan lagi.. Aku terus bermimpi.
Mimpi yang sedih, bahwa dia mencintaiku.

Sabtu, 01 Maret 2014

Time Word

Kisah ini seperti mimpi yang menyedihkan
Seperti bintang yang jauh. Seperti mitos.
Ada saat dimana aku ingin waktu berhenti.
Ada kata-kata yang tidak ingin aku dengar.

"karena kau sangat ingin mendengar jawabanku, kau mau kesini?"
"Tidak. Aku ingin bersamamu. Tapi.. Aku juga ingin mendengar jawabanmu"

"Baiklah, mungkin aku harus memberitahumu. Kupikir, aku sudah memberitahumu dulu. Sepertinya kau tidak mengerti, jadi aku akan memberitahumu secara jelas. Aku tidak menyukaimu. Karena kau bersikap seperti ini, aku semakin tidak menyukaimu."
"Lalu kenapa kau membantuku? Kenapa kau terus ada disisiku saat aku mengalami kesulitan? Kenapa?"

"Karena kau terlihat menyedihkan.Dan juga aku hanya penasaran tapi kau malah menganggap aku menyukaimu? Maaf. Tapi karena kau adalah wanita yang punya harga diri, Aku tidak menyangka kau akan sejauh ini. Jika aku tahu, aku tidak akan melakukan hal ini."
"Jadi, Apa yang kau ingin aku lakukan?"

"Yang aku mau, kau tidak lagi muncul di hadapanku"
"Tapi.. Kenapa aku merasa kau sedang berbohong sekarang?"

Edward Boneka Keramik

Edward jatuh ke tanah dengan suara berdebum, dan berguling-guling di sepanjang bukit
berguling lagi, lagi dan lagi..

Akhirnya, dia berhenti juga, dia terbaring dengan terlentang dan menatap langit.
Dan dia mulai mengatakan nama-nama rasi bintang,
kemudian dia berhenti..

Edward sedang berpikir
Berpikir untuk pergi tanpa melakukan salam perpisahan

"Berapa lama lagi aku harus melakukan ini?"
ini menyakiti Edward di dalam hatinya
Edward ingin menangis..

"Bukalah hatimu, sesorang akan datang"
"Seseorang akan datang untukmu"
"Tapi pertama, kau harus membuka hatimu"

Tidak
Tidak. Jangan Percaya itu
Kamu tidak bisa mempercayainya

Tapi itu sangat terlambat..
Hati boneka keramik sudah mulai membuka kembali.