ada kalanya orang hanya..
memandang semua yang mereka lihat
mendengar apa yang diucapkan
dan berbaik saat mereka butuhkan
tapi terkadang orang lupa akan jati dirinya
berpura-pura untuk melawan kenyataan
ya.. tersenyum saat terluka
atau
tertawa saat tersakiti
bisakah mereka akan menyadari kebahagiannya
bahwa yang mebuatnya bahagia
bukanlah dia, mereka..
lalu siapa?
cobalah menghadap cermin
siapa kamu?
saat kamu terinjak
saat kamu terjatuh
karena orang lain
percayalah..
mereka tak mengenal siapa dirimu sepenuhnya
mereka hanya membual
dan sesungguhnya yang mereka lihat
bukan kamu
tapi dirinya
SENDIRI
Jumat, 28 November 2014
Selasa, 30 September 2014
BUNDA, KU KAN BERSUARA
bunda
orang bilang aku terlahir muda
menangis tatkala bayi
melirik manja bagai remaja
dan jatuh cinta bagai orang salah arah
anakmu masih mudakah? atau dewasakah?
apa yang kau harapkan saat aku terlahir?
aku bertanya padamu bunda
bunda
anakmu berjuang untukmu seperti lainnya
menyayangimu selayaknya orang tua
aku bukan boneka bunda
aku tlah dewasa
jika tak ingat dosa
ingin rasanya aku berontak padamu bunda
jika tak ingat jasa
aku kan pergi meninggalkanmu bunda
bunda lihatlah aku..
aku anakmu yang tlah dewasa
biarkan aku merasakan jatuh cinta
biarkan aku merasakan jatuh bangunnya dunia
agar aku bisa sekuatmu bunda
karena aku tau..
bunda adalah malaikatku
dan tetap akan menjadi malaikatku
karena aku ingin seperti malaikatku..
untuk anak-anak ku
orang bilang aku terlahir muda
menangis tatkala bayi
melirik manja bagai remaja
dan jatuh cinta bagai orang salah arah
anakmu masih mudakah? atau dewasakah?
apa yang kau harapkan saat aku terlahir?
aku bertanya padamu bunda
bunda
anakmu berjuang untukmu seperti lainnya
menyayangimu selayaknya orang tua
aku bukan boneka bunda
aku tlah dewasa
jika tak ingat dosa
ingin rasanya aku berontak padamu bunda
jika tak ingat jasa
aku kan pergi meninggalkanmu bunda
bunda lihatlah aku..
aku anakmu yang tlah dewasa
biarkan aku merasakan jatuh cinta
biarkan aku merasakan jatuh bangunnya dunia
agar aku bisa sekuatmu bunda
karena aku tau..
bunda adalah malaikatku
dan tetap akan menjadi malaikatku
karena aku ingin seperti malaikatku..
untuk anak-anak ku
Sabtu, 17 Mei 2014
Karena akulah ...
Aku berharap ini akan segera berakhir
Segala obsesi yang ku lakukan sekarang
Bukan hanya tentang kamu dan dirimu
Tapi juga tentang perasaanku saat ini
Entah berapa kalipun aku harus mencobanya
Entah berjuta rasa sakit aku harus menahannya
Setidaknya jalan ini masih belum terlalu jauh,
bukan?
Bagaimana bisa aku terlalu bodoh seperti ini
Bukan salahmu, memang bukan salahmu
Aku hanya berharap kamu tahu walaupun takkan mungkin
Karena akulah yang melihat kamu dari kejauhan
Akulah yang mendoakan kamu dalam keheningan
Dan akulah yang mencintai kamu dalam kerahasiaan
Tak Tertuju
Menetes air gerimis yang merinai di pelupuk mata
Terlihat kelam langit tanpa cercah sinaran bintang
Kulinangkan rindu diujung mata nan sayu ini
Teringat raut wajahmu nan indah dan rupawan
Terlinang dipikiran sosokmu yang istimewa
Kulirihkan namamu di setiap hembusan nafas
Kenang suaraku yang berharap akan dikau
Rupawan
Lengkungan garis awan berwarna-warni
Penghias langit usai hujan datang
Bagai bentangan harapan menuju kebahagiaan
Bertuliskan makna kasih yang tak tersampaikan
Dan telah ku coba ungkapkan yang tertahan
Bersama dengan hembusan bayu nan laju
Berharap engkau kan terlintas tuk merasakan
Tentang kagumku yang tiada tertuju untukmu
Kamis, 17 April 2014
Vanasa Cinta
Vanasa Cinta
Pergi..
Vanasa menangis karena sebuah kutipan hati manusia
Manusia yang dilihatnya saat terpuruk dalam jatuh
Mungkin vanasa hanya mengagumi awalnya
Tapi vanasa berkata dalam hati
“tuhan berkata lain, awalnya aku kan menolak.. tapi hati
tidak! Aku membenci diriku sendiri saat ini..”
Percayalah pada vanasa
Cinta itu untukmu vanasa..
Vanasa memikirkan dunianya kembali
Manusia itu tetap menunggunya walaupun vanasa pergi
Datang menunggu, menghitung waktu yang tak terhitung
akhirnya
Tanpa sadar pun akhir itu berjalan menelan dunianya sendiri
Vanasa
Vanasa muncul..
Vanasa bisa mendengar, menatap bola mata tapi tak berkata
Vanasa menyentuh wajah manusia itu dengan sisa kekuatannya
Vanasa teriris hati saat mencoba menghapus tetesan air dari
mata
Vanasa.. vanasa.. coretan itu mengartikan kata hatinya
“hanya ini yang bisa aku lakukan, mendengarmu menatapmu dan menyentuhmu tanpa bicara padamu”
Senin, 10 Maret 2014
'Itulah..'
Begitulah awal bagaimana saat
cinta muncul
Yang ku tahu, saat semuanya
berubah tak seperti biasa
Cinta adalah pria dan wanita yang
tak bisa berteman.
Entah darimana teori itu muncul
pada sebuah hubungan.
Karena memang pria dan wanita
bersama bukanlah teman.
Tetapi cinta..
Aku menyadarinya saat semuanya
tak lagi sama.
Karena cinta yang menyadarkan dan
menyesalkan.
Itulah cinta..
Aku mencintainya bukan sebagai
teman.
Bukan pula sebagai sahabat.
Dan saat aku mencintainya, entah
bagaimana perasaan yang lain.
Aku mengatakan itu kepadanya
Menyadari sendiri apa yang telah
aku rasakan.
Mungkin akan menjadi hukuman
buatku.
Karena kisah cinta memang tak
selamanya indah.
Dan kini saatnya aku melupakan.
“saat dia ungkapkan aku tak bisa
membalasnya,
Tetapi saat aku kehilangan hanya
ada penyesalan”
Sejak lama itu
Aku mendengarnya berbicara oleh
hembusan angin.
Minggu, 02 Maret 2014
Waktu
Berapapun waktu yang berlalu, ketika waktuku tidak berakhir.
Aku tidak pernah menyangka bahwa waktu bisa sangat berharga.
Tetapi..
Sekarang, jika aku bisa menghabiskan waktu dengannya 1 hari pun.
Aku mungkin takkan peduli jika kehilangan segalanya.
Tetapi..
Meskipun aku mebuang semua milikku.
Aku sekarang tahu kalau, aku tak bisa mendapatkan waktu itu.
"Kenapa kamu tidak bilang saja kalau kamu tidak menyukaiku,
kenapa kamu mengatakan sesuatu seperti bintang,
aku terpaksa memikirkan kamu.. tiap kali aku melihat langit"
Dan aku.. tahu ini juga.
Ketika aku mulai mencintai seseorang, aku juga mulai merasa takut.
Karena aku mungkin takkan bisa melindungi orang itu.
Aku merasa takut sekarang.
Aku tidak pernah menyangka bahwa waktu bisa sangat berharga.
Tetapi..
Sekarang, jika aku bisa menghabiskan waktu dengannya 1 hari pun.
Aku mungkin takkan peduli jika kehilangan segalanya.
Tetapi..
Meskipun aku mebuang semua milikku.
Aku sekarang tahu kalau, aku tak bisa mendapatkan waktu itu.
"Kenapa kamu tidak bilang saja kalau kamu tidak menyukaiku,
kenapa kamu mengatakan sesuatu seperti bintang,
aku terpaksa memikirkan kamu.. tiap kali aku melihat langit"
Dan aku.. tahu ini juga.
Ketika aku mulai mencintai seseorang, aku juga mulai merasa takut.
Karena aku mungkin takkan bisa melindungi orang itu.
Aku merasa takut sekarang.
'Ayah!'
AYAH..
saat aku masih kecil, aku memanggil 'Ayah' setiap kali aku takut
"Ayah!"
tapi sekarang, aku memanggil nama yang berbeda
Untuk pertama kalinya, aku mencintai seseorang melebihimu, ayah.
Dari pagi sampai malam..
Aku ingin melakukan semua hal bersamanya.
"seseorang yang memanggilmu adalah aku
air mataku yang keluar begitu saja adalah cinta"
Bahkan jika dia terus saja menyuruhku menjauh.
Aku tidak bisa!
Bahkan jika aku mencoba untuk membencinya.
Aku tidak bisa membencinya!
Lagi dan lagi.. Aku terus bermimpi.
Mimpi yang sedih, bahwa dia mencintaiku.
saat aku masih kecil, aku memanggil 'Ayah' setiap kali aku takut
"Ayah!"
tapi sekarang, aku memanggil nama yang berbeda
Untuk pertama kalinya, aku mencintai seseorang melebihimu, ayah.
Dari pagi sampai malam..
Aku ingin melakukan semua hal bersamanya.
"seseorang yang memanggilmu adalah aku
air mataku yang keluar begitu saja adalah cinta"
Bahkan jika dia terus saja menyuruhku menjauh.
Aku tidak bisa!
Bahkan jika aku mencoba untuk membencinya.
Aku tidak bisa membencinya!
Lagi dan lagi.. Aku terus bermimpi.
Mimpi yang sedih, bahwa dia mencintaiku.
Sabtu, 01 Maret 2014
Time Word
Kisah ini seperti mimpi yang menyedihkan
Seperti bintang yang jauh. Seperti mitos.
Ada saat dimana aku ingin waktu berhenti.
Ada kata-kata yang tidak ingin aku dengar.
"karena kau sangat ingin mendengar jawabanku, kau mau kesini?"
"Tidak. Aku ingin bersamamu. Tapi.. Aku juga ingin mendengar jawabanmu"
"Baiklah, mungkin aku harus memberitahumu. Kupikir, aku sudah memberitahumu dulu. Sepertinya kau tidak mengerti, jadi aku akan memberitahumu secara jelas. Aku tidak menyukaimu. Karena kau bersikap seperti ini, aku semakin tidak menyukaimu."
"Lalu kenapa kau membantuku? Kenapa kau terus ada disisiku saat aku mengalami kesulitan? Kenapa?"
"Karena kau terlihat menyedihkan.Dan juga aku hanya penasaran tapi kau malah menganggap aku menyukaimu? Maaf. Tapi karena kau adalah wanita yang punya harga diri, Aku tidak menyangka kau akan sejauh ini. Jika aku tahu, aku tidak akan melakukan hal ini."
"Jadi, Apa yang kau ingin aku lakukan?"
"Yang aku mau, kau tidak lagi muncul di hadapanku"
"Tapi.. Kenapa aku merasa kau sedang berbohong sekarang?"
Seperti bintang yang jauh. Seperti mitos.
Ada saat dimana aku ingin waktu berhenti.
Ada kata-kata yang tidak ingin aku dengar.
"karena kau sangat ingin mendengar jawabanku, kau mau kesini?"
"Tidak. Aku ingin bersamamu. Tapi.. Aku juga ingin mendengar jawabanmu"
"Baiklah, mungkin aku harus memberitahumu. Kupikir, aku sudah memberitahumu dulu. Sepertinya kau tidak mengerti, jadi aku akan memberitahumu secara jelas. Aku tidak menyukaimu. Karena kau bersikap seperti ini, aku semakin tidak menyukaimu."
"Lalu kenapa kau membantuku? Kenapa kau terus ada disisiku saat aku mengalami kesulitan? Kenapa?"
"Karena kau terlihat menyedihkan.Dan juga aku hanya penasaran tapi kau malah menganggap aku menyukaimu? Maaf. Tapi karena kau adalah wanita yang punya harga diri, Aku tidak menyangka kau akan sejauh ini. Jika aku tahu, aku tidak akan melakukan hal ini."
"Jadi, Apa yang kau ingin aku lakukan?"
"Yang aku mau, kau tidak lagi muncul di hadapanku"
"Tapi.. Kenapa aku merasa kau sedang berbohong sekarang?"
Edward Boneka Keramik
Edward jatuh ke tanah dengan suara berdebum, dan berguling-guling di sepanjang bukit
berguling lagi, lagi dan lagi..
Akhirnya, dia berhenti juga, dia terbaring dengan terlentang dan menatap langit.
Dan dia mulai mengatakan nama-nama rasi bintang,
kemudian dia berhenti..
Edward sedang berpikir
Berpikir untuk pergi tanpa melakukan salam perpisahan
"Berapa lama lagi aku harus melakukan ini?"
ini menyakiti Edward di dalam hatinya
Edward ingin menangis..
"Bukalah hatimu, sesorang akan datang"
"Seseorang akan datang untukmu"
"Tapi pertama, kau harus membuka hatimu"
Tidak
Tidak. Jangan Percaya itu
Kamu tidak bisa mempercayainya
Tapi itu sangat terlambat..
Hati boneka keramik sudah mulai membuka kembali.
berguling lagi, lagi dan lagi..
Akhirnya, dia berhenti juga, dia terbaring dengan terlentang dan menatap langit.
Dan dia mulai mengatakan nama-nama rasi bintang,
kemudian dia berhenti..
Edward sedang berpikir
Berpikir untuk pergi tanpa melakukan salam perpisahan
"Berapa lama lagi aku harus melakukan ini?"
ini menyakiti Edward di dalam hatinya
Edward ingin menangis..
"Bukalah hatimu, sesorang akan datang"
"Seseorang akan datang untukmu"
"Tapi pertama, kau harus membuka hatimu"
Tidak
Tidak. Jangan Percaya itu
Kamu tidak bisa mempercayainya
Tapi itu sangat terlambat..
Hati boneka keramik sudah mulai membuka kembali.
Langganan:
Komentar (Atom)